Masa pinjam: 14 hari — Daftar jika belum punya akun
"Tidak ada orang yang tidak butuh dunia. Tidak ada orang yang ingin hidup hina dan menderita.
Dunia dan segala kemewahannya bisa membawa bahagia, tetapi juga bisa membawa sengsara, tinggal bagaimana orang menempatkannya. Bukankah Ali Bin Abi Thalib pernah mengatakan: ""Dunia itu seperti bayanganmu, jika engkau berhenti bayanganmu pun berhenti, jika engkau mengejarnya ia akan terus berlari-menjauh-""
Seyogianya bagi orang yang beriman paham bahwa dunia ini lahwun wala 'ibun (permainan dan senda gurau belaka), sehingga tak perlu mati-matian untuk memilikinya, bekal hidup di akhiratlah yang harus kita kumpulkan sebanyak-banyaknya. Tapi kenapa kebanyakkan di antara kita tenggelam untuk mengejar dunia yang fana, dan melupakan akhirat yang kekal dan abadi?
Hadirnya buku ini diharapkan mampu menjadi solusi bagaimana seharusnya manusia memandang dunia dan memaknai kehidupan? Bagaimana cara menikmati apa yang kita miliki dan meraih kesuksesan yang sejati? Bagaimana setan bekerja untuk menjerumuskan manusia? Dan bisakah kita memiliki dunia tanpa harus diperbudak olehnya?
Pastinya, buku ini urgen untuk dimiliki; utamanya, di zaman yang keberhasilan dipandang dari setinggi apa jabatannya, berapa banyak kekayaannya, dan berbagai ukuran keduniaan lainnya."